3D Max [Animasi Gerak 3D]


Hasil Rendering Video

Setelah kita belajar tentang view dari sudut pandang kamera, kini kita akan sedikit belajar tentang cara membuat animasi gerak pada 3D Max. Mari kita lakukan langkah – langkah di bawah ini

  • Buka aplikasi 3ds max
  • Buka tutorial terakhir yang dikerjakan.
  • Pilih menu File > new pada jendela New Scene pilih Keep Objects and Hierarchy, lalu klik OK
  • Pastikan animasi yang dibuat telah dibuang dengan mencoba menjalankan tombol Play.
  • Klik Object Type pada tab panel.
  • Klik icon Sphere.
  • Di tengah-tengah Perspective Viewport buat bola dengan menekan tombol kiri mouse kebawah lalu drag menjauhi titik awal
  • Pada Create Panel > Parameters Rollout, ganti Radius = 50 lalu tekan Enter.
  • Gunakan Move & Selection dan pindahkan bola pada Top dan Front Viewport untuk memindahkan bola tepat di tengah ruang dan diatas lantai.
  • Pada Create Panel > Rollout Name and Color, klik kotak kecil berwarna dsebelah nama object Sphere01.
  • Pilih warna orange lalu klik OK.
  • Ganti nama Sphere01 menjadi Orange dan tekan Enter.
  • Klik kanan pad label Left Viewport.
  • Pilih menu VIews > Extended > Asset Manager. (Cari folder Network p.Multimedia/adil) Cari file Orangetex.jpg
  • Kik dan drag Orangetex.jpg ke object bola lalu lepas tombol mouse.
  • Pad panel Modify rollout parameters ganti segment 50
  • Klik kanan pada perspective viewport, dari menu rendering pilih render
  • Dalamkotak dialog rendering pilih render.
  • Tutup jendela rendering.
  • Pada main toolbar, klik material editor lalu tekan M pada keyboard.
  • Pilih sampel material pertama atau sampel material yang masih kosong. (contoh pada kedua dengan nama Material #2)
  • Klik tombol Pick Material From Object (*eyedroper*) disebelah nama Material.
  • Pindahkan cursor dari Material Editor ke Perspective Viewport tepat diatas buah jeruk lalu klik.
  • Ganti nama material menjadi Orange Peel lalu tekan Enter.
  • Klik Rollout Blinn Basic
  • Parameters untuk menutupnya, dan klik Rollout Maps untuk membukanya.
  • Pada Rollout Maps, seret/drag Diffuse Map (Orangetext.jpg) ke Bump Channel dan lepaskan tombol  mouse.
  • Klik Instance lalu klik OK.
  • Tentukan pada kotak masukkan channel Amount bump = -100.
  • Coba render hasil pekerjaan material
  • perkecil material Editor.
  • Kembalikan Viewport Asset Menjadi Left Viewport.
  • Rubah viewport Perspective menjadi Camera Viewport.
  • Atur camera pada Top dan Front Viewport sehingga tampilan Camera01 menjadi satu tampilan utuh buat jeruk.
  • Aktifkan tombol Animate.
  • Pindakan track Roll dari 0/100 ke 50/100.
  • Pada Top/Front Viewport gerakkan camera menjauh dariobject jeruk sehingga terlihat label nama didinding.
  • Non aktifkan tombol Anmate.
  • Tekan Ctrl+Shift dan klik drag track abu-abu pada 0/100 ke 80/100 yang berubah menjadi track putih.
  • Coba jalankan tombol Play.
  • Jika animasi telah sesuai,klik menu Rendering > Render.
  • Atur Time Output pada Active Time Segment 0 To 100 atau Range 0 To 100′
  • Atur Output Size 640×480.
  • Klik tombol Files..
  • Beri nama masing-masing dan pastikan format penyimpanan dalam format *.avi
  • Tekan tombol Save, pada jendela video compression biarkan settingan yang ada pada Cinepak Codec by Radius lalu klik Ok
  • pasikan Viewport Camera01
  • Klik tombol Render.
  • Tunggu sampai selesai
  • Renderasi pada Camera 01
  • tutup jendela renderasi

Kik menu File > save As..
Pastikan format penimpanan adalah *.max

Penulis : Azimy Aviv

Inspirasi : Dosen Renderasi dan Animasi 3D Pak Adil

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s