3D Max [Membuat Buah Apple]


Hasil Capture Akhir


Video Animasi

Setelah Sebelumnya mencoba membuat sebuah jeruk..kali ini kita akan mencoba membuat buah apel yang berbasis 3D. sehingga sangat terlihat menarik seperti pada video di atas.

  • Buka aplikasi 3Dmax
  • Buka pekerjaan terakhir yang dikerjakan.
  • Pada Front viewport, pilih buah jeruk.
  • Pada panel Modify > Rollout Parameters. kurangi diameter buah jeruk sehingga tersedia ruang yang cukup untuk buah satu lagi.
  • Ganti menjadri Radius = 30
  • Klik-kanan pada buah jeruk lalu pilih Move.
  • Pindahkan buah jeruk ke kiri lalu ke bawah sehingga berad di sebelah kiri slab, sediakan ruang untuk buah satu lagi.
  • Di dalam Top viewport, perbesar gambar hingga slab memenuhi vieport.
  • Tekan SHIFT
  • Pada Camera viewport, pilih lalu geser buah jeruk ke kanan.
  • Pada jendela Clone Options ketik apple pada bagian Name:
    Klik OK untuk melengkapi proses copy.
  • Tekan M untuk membuka Material Editor.
    Perbesar sampel area dengan klik-kanan pada sample slot. Pilih 5×3
  • Pilih Sample material yang masih kosong (contoh Material #3)
    Pada Rollout Blinn Basic Parameters pilih tombol abu-abu disebelah Diffuse:
    Pada Material/Map Browser pilih Bitmap dan klik OK.
    Cari folder dengan file AppleTex.jpg lalu klik Open.
  • Dari material Editor klik drag atau klik icon Assign material to Selection jika objek buah hasil duplikat terpilih.
    Cek material dengan menekan tombol F9.
  • Pilih buah apel
    Buka Displah panel lalu klik Hide Unselected.
  • Pada viewport navigation controls, klik Zoom Extents All.
  • Tekan CTRL+klik kanan pada object lalu pilih Isolate Tool.
  • Pada tab Modifiers, klik Taper untuk mengaplikasikan modifer ini ke bola yang akan dijadikan buah apel
  • Pada rollout Parameters > area Taper, sesuaikan Amount parameter lalu perhatikan efek yang terjadi di dalam viewports.
  • Pada panel Modifier > rollout Modifier Stack, klik Edit Stack.
  • Di dalam kotak dialog Edit Modifier Stack, pilih Collapse All.
    Klik Yes pada kotak pesan warning lalu klik OK.
  • Di dalam rollout Modifier Stack, klik tombol Sub-Object untuk mengaktifkan.
  • Vertex level adalah default dalam daftar Selection Level. Di dalam viewport. Vertex ditampilkan dalam warna biru.
  • Aktifkan Left Viewport.
  • Klik Zoom Extents All di dalam viewport navigation controls.
  • Pada Front atau Left viewport, seret/drag dari luar bola untuk membuat kotak 2 baris vertex dibagian bawah buah apel.
  • Di ujung sebelah kanan pada main toolbar, isi list tanpa isi dengan text bagian bawah apel lalu tekan ENTER.
  • Rollout Soft Selection.
    Aktifkan Use Soft Selection
    Sesuaikan FallOff hingga separuh bagian bawah buah apel berubah warnanya.
  • Pada panel Modify > rollout Modifiers, klik More.
    Pada jendela Modifiers, pilih Displace lalu klik OK.
  • Pada rollout Parameters > area Image, klik tombol Bitmap yang bertanda None.
  • Di dalam kotak dialog Select Displacement Image, cari folder lalu file AppleDis.jpg.
    Klik Open.
  • Pada rollout Parameters > area Displacement, klik spinnerrs (tanda panah kecil di sebelah kotak masukan parameter) untuk menambahkan atu mengurangi Strength parameter sedikit.
  • Spinner dengan nilai minus (-) untuk mendapatkan bagian bawah buah apel yang realistik.
  • Pada Modify panel. klik tombol More.
  • Pilih Edit Mesh dari dalam daftar lalu klik OK.
  • Pada panel Modify > Modifier Stack, aktifkan Sub-Object
  • Gunakan region-select untuk memilih tiga baris vertek di bagian atas buah apel. Beri nama menjadi “bagian atas apel”
  • Gulung kebawah ke rollout Soft Selection. Pilih Use Soft Selection. Sesuaikan Falloff = 33
  • Pada rollout Modifier Stack, klik Edit Stack untuk menampilkan kotak dialog Edit Modifier Stack.
    Pilih Displace di dalam stack. Klik Copy.
  • Di bagian atas stack, pilih Edit Mesh. Klik Paste untuk menambahkan modifier Displacement kedua ke dalam stack.
    Displace sekarang berada di sebelah atas Edit Mesh modifier. Klik OK untuk mengakhiri editing.
  • Pilih Sub-Object > Gizmo.
    Geser gizmo sehingga melayang diatas buah apel.
    (Gizmo sumbu X, Y, Z berwarna kuning).
  • Pada rollout Parameters untuk Displace, tambahkan Strength parameter menjadi= 8. Sesuaikan Decay parameter untuk membentuk permukaan bagian.
  • Jika ingin kembali ke stack untuk menyesuaikan nilai Soft Selection, aktifkan Show End Result On/Off Toggle.
  • Jika telah selesai, matikan tombol Sub-Object.
  • Buka Display panel lalu klik Unhide All.
  • Pada vieport navigation controls, klik Zoom Extents All.
  • Keluar dari Exit Isolation dengan menekant tombol pada jendela Isolated.
  • Pada Front Viewport, buat region-zoom disekitar buah jeruk dan apel sehingga terlihat dengan jelas.
  • Putar dan sesuaikan posisi buah apel menggunakan icon Select and Rotate.
  • Pastikan animasi yang dibuat pertemuan selanjutnya masih ada dengan menekan tombol Play.
  • Pilih menu Renderring > Render
  • Tandai Active Tiem Segment: 0 To 100 atau Range; 0 To 100.
  • Pilih tombol 640×480
  • Pilih tombol Files…
  • Pastikan formatnya adalah *.avi, lalu klik tombol Save.
  • Pastikan Viewport: adalah Camera01, lalu tekan tombol Render.

Bagaimna Apple yang kamu buat terlihat mirip seperti aslinya tidak..?

Penulis : Azimy Aviv

Isnpirasi Dosen Renderasi dan Animasi 3D Pak Adil

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s